Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Minyak Stabil Karena Pasar Mempertimbangkan Perkembangan Perdagangan AS-Tiongkok
Tuesday, 13 May 2025 16:31 WIB | OIL |Oil,

Harga minyak tetap stabil pada hari Selasa(13/5), terbebani oleh meningkatnya pasokan dan kehati-hatian atas apakah jeda dalam perang dagang AS-Tiongkok akan menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Harga minyak mentah Brent naik 9 sen, atau 0,14%, menjadi $65,05 per barel pada pukul 08.03 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 11 sen, atau sekitar 0,2%, menjadi $62,06.

Kedua patokan tersebut naik sekitar 4% atau lebih pada sesi sebelumnya setelah AS dan Tiongkok menyetujui pengurangan tajam tarif setidaknya selama 90 hari, yang juga mendorong saham Wall Street dan dolar.

Pasar sekarang sedang mengevaluasi dampak gencatan senjata perdagangan, kata analis PVM Tamas Varga.

"Ditambah dengan peningkatan tajam yang dijadwalkan dalam pasokan OPEC+ pada bulan Mei dan Juni, kenaikannya mungkin terbukti terbatas." Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) telah meningkatkan produksi minyak lebih dari yang diperkirakan sebelumnya sejak April, dengan produksi Mei kemungkinan akan meningkat sebesar 411.000 barel per hari.

Namun, ada tanda-tanda bahwa permintaan bahan bakar olahan tetap kuat.

"Meskipun prospek permintaan minyak mentah memburuk, sinyal positif dari pasar bahan bakar tidak dapat diabaikan," kata analis JPMorgan dalam sebuah catatan.

"Meskipun harga minyak mentah internasional telah turun sebesar 22% sejak puncaknya pada 15 Januari, baik harga produk olahan maupun margin penyulingan tetap stabil."

Kapasitas penyulingan yang berkurang - sebagian besar di AS dan Eropa - memperketat keseimbangan bensin dan solar, meningkatkan ketergantungan pada impor dan meningkatkan kerentanan terhadap lonjakan harga selama pemeliharaan dan penghentian yang tidak direncanakan, mereka menambahkan. (Newsmaker23)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS...
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS